AKSI NYATA MODUL 3.3
PENGELOLAAN PROGRAM YANG
BERDAMPAK PADA MURID
PROGRAM LITERASI SEKOLAH
“PROLIS”
EFTI AYU SETIA PERTIWI, S.Pd
CGP
Angkatan 2 Kab. Lahat
A. Peristiwa (Fakta)
1.
Latar
Belakang
Proses
pembelajaran dimasa pandemi Covid-19 sangat berdampak pada prestasi belajar
murid. Kebanyakan murid hanya sekedar menerima dan menjalankan tugasnya dengan
mengerjakan latihan soal dari guru. Murid kurang memahami konsep yang
disampaikan oleh guru pada saat daring. Alat komunikasi hanya berapa persen
digunakan untuk belajar, selebihnya mereka gunakan bermain game. Murid dirumah
pun jarang sekali untuk membaca buku, terbukti ketika murid sudah mulai tatap
muka. Saya sebagai guru kelas mencoba mengajak murid untuk membaca, terlihat
dan terdengar murid masih ada yang terbata-bata karena tidak dibiasakan untuk
membaca.
Rendahnya
minat baca murid yang berdampak pada proses kegiatan pembelajaran. Pojok baca yang disediakan di kelas
masing-masing, masih sedikit penggunaannya karena koleksi buku sedikit, dan
sudah banyak rusak. Program sekolah yang baik adalah program yang dapat
memberikan dampak yang baik bagi murid, dengan mewujudkan Profil Pelajar
Pancasila dalam diri murid menuju generasi bangsa yang berkarakter untuk
menghadapi tantangan di masa yang akan datang.
Banyak
aset yang dapat dimanfaatkan dalam program sekolah baik aset biotik maupun
abiotik. Dalam hal ini kami menggunakan aset abiotik yaitu menggunakan gedung
sekolah untuk digunakan sebagi sarana sumber belajar murid, Pojok Baca dengan
berisi Koleksi Buku Bacaan yang ada di kelas sebagai media pembelajaran bagi
murid dan ada juga aset biotik berupa murid sebagai pelaksana, guru sebagai
pembimbing, kepala sekolah sebagai penangung jawab dan orang tua sebagai
pendukung dalam melaksanakan program yang berdampak pada murid. Sebagus apapun
dan sebaik apapun program sekolah yang sudah dibuat tetap saja manajemen risiko
harus dapat meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan melalui mencari risiko
yang sudah ada.
2.
Tujuan
Program
Tujuan
dari program ini adalah :
1)
Mewujudkan
Profil Pelajar Pancasila melalui program sekolah yang berdampak pada murid
2)
Meningkatkan
minat baca murid di rumah, kelas, dan sekolah
3)
Meningkatkan
cara berpikir kritis, kemandirian pada murid menjadikan PROLIS sebagai budaya
positif sekolah
4)
Menumbuhkan
karakter dan budi pekerti yang baik
3.
Tahapan
BAGJA Progam
4.
Deskripsi
Kegiatan Program
Pada
"PROLIS" ini dilakukan dengan membaca minimal 10 menit sebelum
dimulai pembelajaran sebenarnya sudah dilaksanakan, akan tetapi masih sebatas
seremonial. Koleksi buku yang ada di pojok baca di kelas masih sedikit. Untuk
itu program ini digalakan kembali agar lebih bermanfaar. Proses kegiatan ini
dilaksanakan selama 3 minggu dari tanggal 4 Oktober – 25 Oktober 2021. Berikut
tahapan kegiatan yang dilakukan dalam pelaksanaan program di SD IT ABATATSA
Lahat, yaitu:
1)
Langkah
awal yang dilakukan adalah pemetaan aset atau sumber daya sekolah yang
mendukung pelaksanaan program literasi sekolah (PROLIS).
2)
Berkoordinasi
dengan kepala sekolah terkait permohonan izi dalam pelaksanaan program.
3)
Berkordinasik
dengan waka kesiswaan terkait pelaksanaan program dan jadwal pelaksanaan
program.
4)
Berkoordinasi
dengan rekan sejawat terkait program yang akan dilaksanakan.
5)
Mensosialisasi
program kepada warga sekolah dari murid, orang tua murid secara daring.
6)
Bekerja
sama dengan walikelas, dan guru mata pelajaran dalam pelaksanaan monitoring dan
evaluasi program
Pada proses kegiatan program
literasi sekolah (PROLIS) dalam penerapannya yaitu :
1.
Murid
diwajibkan membawa minimal 2 buku untuk diletakkan di pojok baca yang ada di kelasnya masing-masing.
2.
Buku
yang ada di pojok baca di kelas sudah mulai lengkap koleksinya dari buku yang
dibawa oleh murid.
3.
Murid
merapikan
B.
Perasaan (Feeling)
Setelah melakukan aksi nyata
modul 3.3 dalam program yang berdampak pada murid pada awalnya merasa ragu dan
merasa akan mengalami kesulitan. Terutamdalam berkumunikasi bersama warga
sekolah terkait pelaksanaan kegiatan. Namun, berkat komunikasidan berkolanorasi
bersama rekan sejawat, murid, wali murid Alhamdulillah bisa terlaksana dengan
baik. Hal itu bisa terlaksana dengan baik karena sesuai dengan rencana yang
dilaksanakan. Dengan terlaksananya aksi
nyata ini, saya merasa bahagia sehingga membuat saya ingin selalu mengembangkan
diri agar pelaksanaan program ini terys berlanjut.
C.
Temuan (Finding)
Pembelajaran yang saya peroleh
pada kegiatan ini banyak seklai, diantaranya guru dapat mampu menyusun program
yang berdampak pada murid. Membuat rencana program yang sesuai dengan visi dan
misi sekolah sehingga dapat di aplikasikan serta memanfaatkan aset-aset yang
dimiliki sekolah. Selain itu, dalam pelaksanaan program dengan mengikuti
tahapan BAGJA, MELR dan manajemen risiko. Agar apa yang sudah direncanakan dan
terlaksana dengan baik.
Temuan yang dihadapi adalah
bagaimana terus melaksanakan program ini
agar diterapkan di sekolah dan membangun minat baca pada murid.
D.
Masa Depan (Future)
Tujuan dari program ini adalah Mewujudkan
Profil Pelajar Pancasila melalui program sekolah yang berdampak pada murid sehingga
menumbuhkan minat baca pada anak.
DOKUMENTASI
AKSI NYATA MODUL 3.3
PENGELOLAAN PROGRAM YANG
BERDAMPAK PADA MURID
PROGRAM LITERASI SEKOLAH
“PROLIS”



